Kembang Goyang/Lentari. Kembang goyang a.k.a lentari Pawon Aviva Pronojiwo, Lumajang, jatim. Nama kembang goyang berasal dari bentuknya yang menyerupai kelopak bunga atau kembang dan proses membuatnya digoyang-goyang hingga adonan terlepas dari cetakan. Di daerah lain kue kering atau lebih tepatnya kudapan kering ini namanya macam-macam.

You can have Kembang Goyang/Lentari using 6 ingredients and 8 steps. Here is how you cook it.
Ingredients of Kembang Goyang/Lentari
- You need 250 gr of tepung beras.
- It’s 350 ml of santan.
- Prepare 2 btr of telur.
- It’s 4 sdm of gula pasir.
- Prepare 1/2 sdt of garam.
- Prepare secukupnya of Minyak goreng.
Kue Lentari Kembang Goyang Kue lentari atau kue kembang goyang, atau sering juga disebut dengan kue antari, merupakan jajanan tradisional asli Indonesia. Rasanya sangat renyah dan dapat dibuat beraneka ragam rasa, seperti asin, manis, wijen, dan lain-lain. Nah kali ini akan kita bahas resep membuat lentari Kembang Goyang Renyah Banyak resep yang telah ku coba, tapi setelah di coba ternyata masih mengandung minyak. Aroma dari bumbu pun benar- benar terasa.
Kembang Goyang/Lentari step by step
Campur tepung beras, gula pasir dan garam. Aduk rata..
Tuang telur, kemudian masukkan santan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga tercampur rata..
Bila sudah tercampur rata, saring..
Panaskan minyak goreng dengan api sedang, celupkan cetakan kembang goyang ke dalam minyak panas..
Celupkan cetakan ke dalam adonan..
Goreng sambil sesekali cetakan digoyang-goyang agar kue terlepas dari cetakan..
Goreng hingga matang, kering, dan berwarna kuning kecoklatan. Angkat, tiriskan. Lakukan hingga adonan habis..
Kembang goyang siap disajikan. Simpan ke dalam wadah kedap udara bila tidak langsung dimakan..
Kembang goyang ini juga kerap dijadikan salah satu isi sesajian di hari raya keagamaan orang Hindu, seperti saat hari raya Nyepi. Membuat kue kembang goyang cukup mudah dan unik. Menggunakan cetakan kue berbentuk bunga yang mekar lalu cetakan yang sudah panas dicelupkan ke dalam adonan kue kemudian dicelupkan kedalam minyak panas sambil digoyang-goyang hingga kue terlepas. Hal ini dilakukan berulang-ulang hingga seluruh adonan habis. Daun jeruk juga digunakan sebagai garnish atau penghias dalam hidangan makanan.